Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Politisi PDIP Diperiksa KPK Terkait 'Orang Dekat' Akil Mochtar

Written By prayudi syamsa on Selasa, 02 September 2014 | 11.46

Anggota DPR periode 2009-2014, I Wayan Koster diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan pemberian keterangan palsu. Politisi PDIP itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Muhtar Ependy, orang yang disebut-sebut sebagai operator atau makelar suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

"Dia jadi saksi untuk ME," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Wayan yang sudah tiba di Gedung KPK enggan memberi penjelasan rinci. Dia hanya mengakui bahwa dirinya diperiksa untuk Muhtar. "Diperiksa untuk Muhtar Ependy," kata Wayan.

Selain Wayan, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya. Di antaranya ibu rumah tangga bernama Liza Merliani Sako‎, pengacara Tamsil Sjoekoer, pensiunan guru SD Hajah Aisyah.

"Mereka juga jadi saksi untuk ME," kata Priharsa menambahkan.

Muhtar Ependy adalah orang dekat sekaligus disebut-sebut sebagai makelar suap bekas Ketua MK Akil Mochtar. Oleh KPK, Muhtar dijadikan tersangka karena diduga memberikan keterangan yang tidak benar atau palsu dalam persidangan Akil selama ini dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada di MK

Muhtar disangkakan Pasal 21 dan Pasal 22 jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Sementara Akil Mochtar telah dijatuhi vonis hukuman penjara seumur hidup karena dinilai bersalah dan terbukti menerima suap terkait sengketa Pilkada di sejumlah daerah. (Yus)

Baca juga:

Akil: Sampai ke Tuhan Sekalipun Saya akan Banding

MK Sidangkan Permohonan Akil Mochtar Hari Ini

KPK Periksa Politisi PDIP Terkait Korupsi Hambalang


11.46 | 0 komentar | Read More

Tantowi: Pertemuan Cikeas Pertegas Posisi Demokrat di Koalisi Merah Putih

Lewati untuk mencari.
  • Pengguna Baru? Daftar
  • Sign In
  • Bantuan
Dapatkan aplikasi Yahoo Mail baru
  • Mail
    • Yahoo

  • Awal
  • Ramadan
  • Jentik Ungu
  • Nasional
    • Politik
    • Kriminal
    • Hukum
    • Nusantara
    • Kotakita
  • Internasional
  • Bisnis
    • Kiat Keuangan
  • Teknologi
    • Yang Canggih
    • Technostorm
    • Tekno60
  • Blog
    • Jagat Pintar
    • Newsroom Blog
  • Travel
    • Dalam negeri
    • Luar negeri
    • Berita wisata
    • Kiat
    • Galeri
    • Selalu Lebih Seru
  • Gaya Hidup
    • Rumah
    • Sahabat Bumi
  • Otomotif
  • Video
  • Foto
  • Arsip
  • Terpopuler
  • Bilik Suara

11.46 | 0 komentar | Read More

PDIP: Pertemuan Hatta -Jokowi di Rumah Surya Paloh Silaturahmi Politik

Lewati untuk mencari.
  • Pengguna Baru? Daftar
  • Sign In
  • Bantuan
Dapatkan aplikasi Yahoo Mail baru
  • Mail
    • Yahoo

  • Awal
  • Ramadan
  • Jentik Ungu
  • Nasional
    • Politik
    • Kriminal
    • Hukum
    • Nusantara
    • Kotakita
  • Internasional
  • Bisnis
    • Kiat Keuangan
  • Teknologi
    • Yang Canggih
    • Technostorm
    • Tekno60
  • Blog
    • Jagat Pintar
    • Newsroom Blog
  • Travel
    • Dalam negeri
    • Luar negeri
    • Berita wisata
    • Kiat
    • Galeri
    • Selalu Lebih Seru
  • Gaya Hidup
    • Rumah
    • Sahabat Bumi
  • Otomotif
  • Video
  • Foto
  • Arsip
  • Terpopuler
  • Bilik Suara

11.46 | 0 komentar | Read More

Ada Cara Gila Tunjukkan Cinta Indonesia

Written By prayudi syamsa on Minggu, 31 Agustus 2014 | 11.46

Lewati untuk mencari.
  • Pengguna Baru? Daftar
  • Sign In
  • Bantuan
Dapatkan aplikasi Yahoo Mail baru
  • Mail
    • Yahoo

  • Awal
  • Ramadan
  • Jentik Ungu
  • Nasional
    • Politik
    • Kriminal
    • Hukum
    • Nusantara
    • Kotakita
  • Internasional
  • Bisnis
    • Kiat Keuangan
  • Teknologi
    • Yang Canggih
    • Technostorm
    • Tekno60
  • Blog
    • Jagat Pintar
    • Newsroom Blog
  • Travel
    • Dalam negeri
    • Luar negeri
    • Berita wisata
    • Kiat
    • Galeri
    • Selalu Lebih Seru
  • Gaya Hidup
    • Rumah
    • Sahabat Bumi
  • Otomotif
  • Video
  • Foto
  • Arsip
  • Terpopuler
  • Bilik Suara

11.46 | 0 komentar | Read More

Penghematan BBM Dialihkan ke Infrastruktur Energi

Lewati untuk mencari.
  • Pengguna Baru? Daftar
  • Sign In
  • Bantuan
Dapatkan aplikasi Yahoo Mail baru
  • Mail
    • Yahoo

  • Awal
    • Video
    • Foto
    • Arsip
    • Terpopuler
    • Bilik Suara
  • Ramadan
  • Jentik Ungu
  • Nasional
    • Politik
    • Kriminal
    • Hukum
    • Nusantara
    • Kotakita
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
    • Yang Canggih
    • Technostorm
    • Tekno60
  • Blog
    • Jagat Pintar
    • Newsroom Blog
  • Travel
    • Dalam negeri
    • Luar negeri
    • Berita wisata
    • Kiat
    • Galeri
    • Selalu Lebih Seru
  • Gaya Hidup
    • Rumah
    • Sahabat Bumi
  • Otomotif
  • Kiat Keuangan

11.46 | 0 komentar | Read More

Jokowi Pilih Menteri Agama Ahlussunnah wal Jamaah

Lewati untuk mencari.
  • Pengguna Baru? Daftar
  • Sign In
  • Bantuan
Dapatkan aplikasi Yahoo Mail baru
  • Mail
    • Yahoo

  • Awal
    • Video
    • Foto
    • Arsip
    • Terpopuler
    • Bilik Suara
  • Ramadan
  • Jentik Ungu
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
    • Kiat Keuangan
  • Teknologi
    • Yang Canggih
    • Technostorm
    • Tekno60
  • Blog
    • Jagat Pintar
    • Newsroom Blog
  • Travel
    • Dalam negeri
    • Luar negeri
    • Berita wisata
    • Kiat
    • Galeri
    • Selalu Lebih Seru
  • Gaya Hidup
    • Rumah
    • Sahabat Bumi
  • Otomotif
  • Politik
  • Kriminal
  • Hukum
  • Nusantara
  • Kotakita

11.46 | 0 komentar | Read More

Kuota BBM Jebol, Menko Perekonomian Bakal Tanggung Jawab

Written By prayudi syamsa on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 11.46

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung (CT) menjamin bila kebijakan normalisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi tak akan membuat kuota tahun ini jebol.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014, pemerintah dan DPR sepakat mematok volume BBM subsidi di angka 46 juta kiloliter (Kl).  "Nggak akan jebol dan akan tetap di 46 juta Kl," ungkap dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, yang ditulis Sabtu (30/8/2014).

Lebih lanjut CT mengatakan, kuota BBM subsidi merupakan urusan dan tanggung jawab pemerintah, bukan PT Pertamina (Persero). Sehingga dia bersikeras jika Pertamina tak akan menanggung kerugian.

"Urusan kuota itu tanggung jawab pemerintah bukan Pertamina. Itu juga kebijakan pemerintah. Pertamina tugasnya hanya menyalurkan. Mereka nggak akan rugi," tegasnya.

Apabila sampai terjadi pembengkakan kuota volume BBM subsidi dan berimbas pada anggaran negara, maka CT bersedia mempertanggung jawabkan semua itu.

"Saya ini Menko Perekonomian sampai 20 Oktober 2014, sampai saat itu saya akan bertanggung jawab terhadap anggaran. Setelah 20 Oktober, kita serahkan ke pemerintahan akan datang. Kita ikut saja maunya bagaimana," tukas dia. (Fik/Ahm) 

*Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya  di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!


11.46 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger