DPR Waspadai Data Pemilih Siluman Pemilu 2014

Written By prayudi syamsa on Kamis, 17 Januari 2013 | 11.46

TEMPO.CO Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat menemukan adanya perbedaan data yang dimiliki oleh Kementerian Dalam Negeri dengan data Komisi Pemilihan Umum. Dewan menyatakan, berdasarkan data yang ditemukan ada indikasi penggelembungan pemilih pada Pemilu 2009.

"Kami menemukan fenomena jumlah penduduk berkurang signifikan," kata Wakil Ketua Komisi Pemerintahan DPR Abdul Hakam Naja kepada Tempo, Rabu, 16 Januari 2013. Perbedaan ini ditemukan ketika menyandingkan data agregat kependudukan per kecamatan dengan data pemilih pada pemilihan kepala daerah terakhir.

Hakam mencontohkan data di Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan jumlah penduduk Jawa Tengah sebanyak 39,29 juta jiwa per 26 November 2012 lalu. Tetapi berdasarkan DAK2 Kementerian Dalam Negeri jumlah penduduk menjadi 32,57 juta jiwa. Hakam menyatakan ada selisih 6 juta penduduk antara data pemerintah daerah dengan data pemerintah. Menurut dia, tidak ada kejadian luar biasa yang terjadi di sana sejak 2009 hingga 2012. "Artinya ada indikasi penggelembungan pada Pemilu 2009 lalu," kata dia.

Hakam menjelaskan, fenomena ini tidak hanya terjadi di Jawa Tengah, tetapi juga di daerah lain. Di daerah lain, kata Hakam, ada pengurangan jumlah penduduk secara signifikan. Padahal, menurut Hakam, tidak ada kejadian istimewa di daerah tersebut. Hanya saja, dia belum bisa menyebutkan akumulasi perbedaan data ini karena sedang dihitung oleh Komisi Pemerintahan. "Kami mesti hitung lagi," ujarnya.

Hakam menuturkan, Komisi Pemerintahan bakal mencocokkan data pemerintah dengan data KPU. Tidak tertutup kemungkinan, kata dia, DPR akan membentuk panitia kerja data pemilih untuk menyelidiki masalah ini. Menurut dia, keputusan hingga saat ini adalah basis data pemilih adalah DAK2. Setelah itu akan dimutakhirkan menjadi daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4).

Dia berharap, persoalan kekisruhan data pemilih seperti Pemilu 2009 tidak berulang di Pemilu 2014. "Kami akan selidiki sebelum keluarnya daftar pemilih tetap," kata dia.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Tahapan Pemilu 2014, penyerahan DP4 ke KPU akan dilakukan pada 9 Februari 2013. Pencermatan DP4 dengan daftar pemilih tetap pemilu terakhi dilakukan pada 25 Februari hingga 10 Maret 2013. Penetapan daftar pemilih sementara akan dilakukan pada 10 Juli 2013 sedangkan pengumuman daftar pemilih tetap akan dilakukan pada 21 September 2013 hingga 9 April 2014.

WAYAN AGUS PURNOMO


Anda sedang membaca artikel tentang

DPR Waspadai Data Pemilih Siluman Pemilu 2014

Dengan url

http://politiesnews.blogspot.com/2013/01/dpr-waspadai-data-pemilih-siluman.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

DPR Waspadai Data Pemilih Siluman Pemilu 2014

namun jangan lupa untuk meletakkan link

DPR Waspadai Data Pemilih Siluman Pemilu 2014

sebagai sumbernya

0 komentar:

Poskan Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger